GKSBS Sumberhadi

Home Refleksi

GEREJA ADALAH WADAH BAGI ORANG YANG INGIN BERBUAT BAIK

Mendialogkan Pemahaman Gereja Sebagai Komunitas Orang Kudus

Oleh: Dkn. Sugianto[1]

Ada gejala bahwa jemaat-jemaat GKSBS cenderung hidup membenamkan diri dalam kegiatan-kegiatan ritual. Keprihatinan terhadap masalah-masalah social tidak pernah masuk dalam agenda diskusi gereja. Anggaran gereja terserap untuk kegiatan-kegiatan perayaan dan rutin. Program-program gereja hanya untuk melayani warga jemaat. Ada beberapa gereja yang berusaha membuat program – yang dimaksudkan – untuk merespon masalah-masalah social yang ada di sekitar gereja, tetapi nampak dilakukan asal-asalan, latah dengan trend yang berkembang dan tanpa kesadaran yang jelas. Padahal MPS GKSBS dan para pemikir di Sinode GKSBS – kelihatannya – tidak pernah berhenti berkampanye melalui berbagai media untuk mendorong agar jemaat-jemaat GKSBS menjadi gereja yang peduli dengan masalah-masalah social yang ada di sekitarnya. Dimanakah sumber masalahnya?


Gereja sebagai komunitas orang kudus

Menurut doktrin yang kita warisi disebutkan bahwa gereja kumpulan atau komunitas dari orang-orang yang sudah diselamatkan atau sudah ditebus dan dikuduskan. Sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan, maka warga gereja harus memperlihatkan ciri hidup yang sudah diselamatkan.

Read more...

 

MENGAPA GKSBS SUMBERHADI PEDULI PERTANIAN ORGANIK

Gerakan  Pertanian Organik Berbasis Potensi Dan Sumberdaya Lokal

Oleh: Dkn. Sugianto[1]

Perih kehidupan kaum tani

Revolusi Hijau yang digerakkan akhir 1969 oleh rezim Orde Baru memang telah memberikan dampak luar biasa pada produksi beras nasional. Tetapi setelah berjalan beberapa tahun, gerakan yang dirancang untuk mensejahterakan kaum tani telah menampakkan sisi-sisi negative yang sangat mendasar pada sector agraria, diantaranya:

a. Menurunnya – bahkan – rusaknya kualitas tanah dan air sebagai media paling pokok dalam kehidupan pertanian. Penggunaan pupuk kimia, pestisida/insektisida kimia dan herbisida kimia menyebabkan struktur dan pH tanah serta kualitas air berubah.

b. Hancurnya ekosistem pertanian. Predator hama dan penyakit tanaman banyak yang mati dan punah akibat pemakaian pestisida/insektsida dan herbisida kimiawi. Akibatnya beberapa jenis hama dan penyakit mengalami ledakan populasi dalam tingkat yang tak terkendalikan. Bahkan ditengarai beberapa jenis hama telah bermutasi sehingga memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang telah tercemar dengan bahan-bahan kimia.

Read more...

 

Share

Pencarian
Ayat Hari Ini
Who's Online
We have 1 guest online
Please Login or Created Acount



Facebook Status "Apa Yang Anda Pikirkan?"