GKSBS Sumberhadi

Home Konsep MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI

MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI

Mendorong Berkembangnya Forum Warga

 

Kepemimpinan GKSBS didasarkan pada asumsi bahwa Pemimpin gereja (GKSBS) yang sesungguhnya adalah Tuhan Yesus sendiri yang adalah Kepala Gereja. Lalu Tuhan Yesus menyerahkan kepemimpinanNya itu kepada para pejabat gereja yang mencerminkan otoritasNya.

 

Karena otoritas pemimpin (pejabat) gereja berasal dari Tuhan Yesus sendiri, maka otoritasnya bersifat sakral, bersifat mutlak dan tidak bisa digugat – apalagi ditandingi.

Otoritas yang bersifat mutlak ini pada satu sisi menjadikan kepemimpinan menjadi efektif, tapi pada sisi lain menghambat tumbuhnya partisipasi – dan bahkan justru berlawanan dengan nilai-nilai kristiani.

 

Anti partisipasi

Dalam pemahaman GKSBS pemimpin gereja adalah pelayan gereja. Maka dalam gereja GKSBS berkembang kesadaran bahwa yang memiliki hak dan wewenang memimpin adalah pelayan gereja, yakni Majelis Jemaat atau pejabat gereja. Dan yang memiliki hak dan wewenang melayani jemaat adalah pemimpin gereja, yakni Majelis Jemaat atau pejabat gereja. Maknanya adalah bahwa di dalam GKSBS yang memiliki, baik hak dan wewenang memimpin maupun hak dan wewenang melayani hanya pejabat gereja atau Majelis Jemaat. Jadi, di luar institusi Majelis Jemaat tidak ada yang memiliki hak dan wewenang, baik untuk memimpin maupun melayani. Dalam konteks kesadaran ini menjadi jelas bahwa yang menjadi subyek satu-satunya dari gereja adalah Majelis Jemaat. Karena subyek dari gereja adalah Majelis Jemaat, maka unsur, variabel selain Majelis Jemaat adalah (hanyalah) obyek untuk dipimpin dan dilayani. Dan ketika kesadaran/ketidaksadaran ini berkembang dalam masyarakat yang berbudaya patriakhat yang telah menyerahkan hak memimpin kepada kaum laki-laki (dewasa), maka menjadi logis ketika dalam gereja GKSBS tidak mengenal Komisi Bapak, melainkan hanya memiliki Komisi Wanita untuk membantu Majelis Jemaat dalam melayani kaum perempuan, Komisi Pemuda untuk membantu Majelis Jemaat untuk melayani kaum muda dan Komisi Sekolah Minggu untuk membantu Majelis Jemaat melayani anak-anak. Dari sini nampak jelas bahwa sistem kepemimpinan di GKSBS memiliki watak yang sentralistik-totaliter dan bias gender. Oleh karena itu perlu dilakukan pengkajian yang serius demi mendapatkan sistem kepemimpinan yang selaras dengan nilai-nilai kristiani.

 

Ruang bagi forum warga

Kepemimpinan yang sentralistik-totaliter jelas bersifat monosentrik, hanya memiliki satu pusat. Dalam hal kepemimpinan di GKSBS kewenangan, hak dan kekuasaan berada hanya di tangan Majelis Jemaat. Kepemimpinan yang monosentrik memiliki dua kelemahan penting: Pertama, anti partisipasi. Tidak ada ruang dari pihak lain untuk terlibat dalam pengambilan keputusan. Dalam konteks GKSBS – yang menempatkan Majelis Jemaat sebagai satu-satunya subyek gereja – tidak ada ruang bagi ‘yang bukan Majelis Jemaat’ untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan penentuan arah bergereja. Kedua, lemah dalam kaderisasi. Kaderisasi Majelis Jemaat hanya mengandalkan jalur dan ruang yang tersedia di Badan Pembantu. Padahal kompetensi yang dibutuhkan oleh kelembagaan Majelis Jemaat dengan Badan Pembantu berbeda. Majelis Jemaat membutuhkan kompetensi kepemimpinan, sedang Badan Pembantu membutuhkan kompetensi manajerial.

 

Bagaimanakah agar terbangun kepemimpinan yang berwatak partisipatif dan memiliki ruang/jalur kaderisasi yang luas? Jawabannya adalah dengan membangun struktur yang polisentrik. Struktur polisentrik adalah struktur yang membiarkan lahirnya (hadirnya) banyak pemimpin dalam sebuah komunitas. Asumsi dasarnya adalah semua pihak memiliki kewenangan dalam menentukan arah dan cara menggereja. Agar struktur yang polisentrik ini berkembang dan kokoh, maka Majelis Jemaat – tanpa harus mengurangi hak dan wewenangnya – mendorong lahirnya forum-forum warga berdasarkan kelompok usia, kelompok jenis kelamin, kelompok minat, dan lain-lain yang bersifat otonom. Agar forum-forum warga ini berkembang dan menopang struktur polisentrik yang efektif, maka Majelis Jemaat harus:

  1. Memberdayakan kapasitas kelembagaan forum-forum warga yang ada. Majelis Jemaat perlu menyediakan program-program pembinaan/pelatihan yang bisa berdampak pada optimalnya peran dan fungsi forum-forum warga.
  2. Memberikan ruang untuk partisipasi dan dialog bagi forum-forum warga yang ada. Harus dibangun kesadaran (mindset) baru bahwa orang-orang yang tergabung dalam forum warga itu juga merupakan pemilik dan subyek gereja yang memiliki hak untuk ikut memikirkan, menentukan arah dan cara menggereja. Menyediakan ruang bagi forum warga dalam menentukan arah dan cara menggereja tidak berarti mengharuskan forum warga hadir dalam Sidang Majelis Jemaat. Tetapi pada saat-saat terjadi peristiwa yang berkaitan dengan penetapan arah dan cara menggereja, forum-forum warga yang ada diberikan ruang partisipasi seluas-luasnya.

Optimal dan berkembangnya peran serta fungsi forum warga disamping akan mengembangkan rasa handarbeni (self of belonging) dari warga jemaat, juga akan menghasilkan kader-kader pemimpin yang berkualitas. Sebab dalam forum-forum warga itulah warga jemaat mendapatkan medan pelatihan secara nyata dalam berorganisasi dan memimpin. Dan jika GKSBS menyadari pentingnya membangun kaderisasi sampai pada tingkat sinode, maka keberadaan forum-forum warga itu perlu juga dikembangkan sampai level sinodal.

 

Penutup

Ketidaksadaran/kesadaran bahwa struktur bergereja GKSBS telah menempatkan Majelis Jemaat (kemudian juga MPK dan MPS) sebagai subyek tunggal (satu-satunya) dalam gereja, menyebabkan Majelis Jemaat, MPK dan MPS panik dalam menyikapi keberadaan forum-forum warga. Padahal keberadaan forum warga memiliki potensi yang bermanfaat bagi gereja dalam hal membangun rasa handarbeni warga terhadap gereja dan kaderisasi kepemimpinan.

 

Perlu disadari bahwa jika forum warga berkembang dengan baik akan berdampak pada bertumbuhnya tingkat partisipasi warga jemaat dan ketersediaan kader-kader pemimpin – bahkan – sampai ke level sinodal. Sehingga keluhan mengenai warga jemaat yang acuh tak acuh dan sulitnya mencari pemimpin di gereja akan tidak pernah kita dengarkan lagi.

Comments
Add New Search
Handmade Jewelry  - MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI     |198.143.143.xxx |2013-09-28 08:00:32
Excellently written post, doubts all bloggers offe red exactly the same content
because you, the inte rnet is a greater location. Please maintain it up!
Copper Jewelry  - MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI     |50.2.138.xxx |2013-09-28 17:42:25
Hi there! Fantastic stuff, please do tell me when you finally post something li
ke that!
this contact form  - MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI     |23.227.115.xxx |2014-02-13 10:45:03
I really like your writing style, superb inform ation, appreciate it for pu
tting up : D.
http://tinyurl.com/mslu9p5  - MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI     |23.227.121.xxx |2014-02-15 07:31:27
Hello, Neat post. There's a problem with your web site in web explorer, could c
heck this? IE still i s the market chief and a good portion of other fol ks will
pass over your great writing because of th is problem.
jewels advice  - MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI     |23.27.44.xxx |2014-02-23 13:35:08
Love this post, intend to use even more of your po sts in the future
www.coffeewithlola.com  - aly www.scrapbooktreats.com mli     |36.248.166.xxx |2014-03-07 10:15:34
Does te coffeewithlola lling the truth coffeewithlola and having the num ber nanaksarfresno s not count nanaksarfresno for anything? The prob lem is that matrimonials
website America webdesignx press does not like to hear www.ramahi4all.com c
ol d matrimonialswebsite hard facts and face the clear need to cut 7percen tmortgage entitlements.
We all want somet
next page  - MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI     |5.144.176.xxx |2014-03-18 21:41:26
I was examining some of your articles on this site and I believe this we
bsite is very infor mative ! Continue putting up.
amanda knox list of partners h  - MEMBANGUN PARTISIPASI DAN KADERISASI     |80.255.4.xxx |2014-09-16 19:58:15
I use Safari and can't see half pages.
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Share

Pencarian
Ayat Hari Ini
Who's Online
Ada 11 tamu online
Twitter GKSBS Sumberhadi
This user has reached the maximum allowable queries against Twitter's API for the hour.